NAMA : MUHAMMAD REZA KARYA
NIM : 140501039
UNITE : 02
PELAJARAN : TI
KAMPUS : UIN AR-RANIRY
Kenduri tolak bala adalah tradisi atau adat yang telah turun temurun yng
dilakukan oleh masyrakat aceh terutama di aceh selatan. Tradisi ini dilakukan
setiap tahun pada hri rabu terakhir bulan februari . Kenduri ini dilakukan
semata mata untuk menghindari malapetaka, sebelum melakukan ritual atau berdoa
bersama sebelumnya para pengurus gampong ( desa) terlebih dahulu bermusyawarah hal ini dilakukan Cuma
formalitas saja.
pada malam tolak bala masyarakat bersama-sama pergi ke meunasah ( masjid)
untuk berdoa bersama-sama. Dan pada siang hari orang-orang pergi ke
pantai,sungai atau pun temt pemandian dengan membawa bekal makan dari rumah
yang sudah dipersiapkan. Makanan ini disimpan terlebih dahulu karna sebelum
makan pemuda laki-laki dan para teungku imam membaca Al- QURAN seerti surat al-baqarah,al-kahfi dan yasin setelah itu
mereka membaca tahlilan, tolak bala di aceh beda dengan tolak bala di kota-kota
lain seperti di jawa dll, karna di aceh terutama di aceh selatan mereka tidak
menghanyut-hanyut sesaji yang biasa dilakukan di kota-kota lain seperti kepala
kerbau. Mereka cukup berdoa kepada yang maha kuasa supaya mereka terhindar dari malapetaka.
Pada akhir proses tolak bala dilakukan doa bersama dan setiap anak-anak
diolesi daun sirih konon kata orang zaman dahulu dengan mengoleskan sirih
kepada anak-anak dapat menjuhkan anak-anak dari jin atau setan . dan proses ini
pun di percayai oleh orang gampong tersebut dan masih dilakukan sampai sekarang
. setelah proses tersebut baru lah acara mandi-mandi . setelh itu baru selesai
acara tersebut.
Sekian terima kasih

No comments:
Post a Comment