one piece

Saturday, June 6, 2015

muhammad daud beureueh



      nama     : MUHAMMAD REZA KARYA
      jurusan  : SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
      fakultas : ADAB
      kampus  : UIN AR-RANIRY










 Biografi Muhammad dawud beureueh
Pada tanggal 23 september 1896 bertepatan dengan dengan 10 jumadil akhir 1316 H. Muhammad dawud yang yang kemudian terkenal dengan nama besar teungku muhammad dawud beureueh ( kebanyakan orang aceh memanggilnya Abu beureuh ),beliau lahir di kampung beureueh Meunasah dayah, kecamatan mutiara, kabupaten pidie, Aceh. pada tahun 1914 beliau menikah dengan seorang perempuan janda dari anak saudara kandung ayahnya sendiri bernama halimah di Usi meunasah dayah kecamatan mutiara kabupaten pidie, hasil pernikahan tersebut beliau memperoleh tujuh orang anak yaitu 1. Hajjh siti maryam 2. Tgk haji M hasballah 3. Hajjah saidah 4. Hajjah raihana 5. Tgk haji musthafa 6. Tgk saifullah 7. Tgk haji ma’mun. Dan pada tahun 1928 beliau menikah lagi dengan seorang janda dari kampung paleue kabupaten pidie yang bernama hajjah asma, dari sini beliau dianugrahkan Allah SWT lima orang anak yaitu 1. Tgk M. Jamil 2. S. Sakinah 3. Tgk ahmad muzakir 4. Hajjah ruhama 5. Tgk haji ashim.
Setelah berakhirnya perang cumbuk serta untuk menghindarkan berbagai fitnah dan cercaan orang banyak beliau akhirnya menikah dengan mantan kekasihnya hajjah asiah yang massih ada hubungan kelurga dengannya , seperti juga istri pertama pernikahan dengan hajjah asiah ini mendapat berbagai tuduhan negatif dari pihak- pihak yng tidak tahu duduk persoalannya dan juga dri pihak- pihak yang tidak senang kepadanya karna ada sangkut pautnya dengan perang cumbuk dan pembaharuan di aceh , hasil pernikahan dengan hajjah asiah beliau mempunyai satu orang anak yaitu Tgk haji rusydi.
Ketika pertumbuhannya berkembang sehingga menjadi seorang remaja , muhammad dawud beureuh mulai menempa diri dengan belajar pada beberapa dayah tradisional di sekitar kampungnya , dari beberapa dayah yang sempat disinggahnya , pemimpin dayah tersebut mengakui kepintarannya sehingga pimpinan dayah mengajaknya ke peringkt yang lebih tinggi sisitem penindikannya di dayah orang lain , ketika proses belajar tersebut mulai berakhir muhammad dawud terus  berkiprah dalam membimbing dan mengajari masyarakat sekitar kampungnya. Semenjak tahun 1914 muhammad daud mulai mendidik umat untuk memerangin penjajah belanda dan menghancurkan kezaliman di bumi aceh. Pada masa itu belanda sedang gencar menjajah aceh dan dikawasan – kawasan tertentu mereka mendapat bantuan kerja sama dengan kaum ulebalang. Namun demikian muhammad daud tidak pernah tunduk dan patuh kepada penjajah walaupun hampir semua orang takut kepada mereka ketika itu, watak keras dan sikap berani yang dimilikinya telah menghantarkannya menjadi seorang ulama dan pemimpin besar untuk ummah di zaman itu. Terhitung dalam kurun waktu 1926-1942 muhammad dawud muli membangun madrasah-madrasah dan mendidik kadar islam diseluruh aceh secara berencana. Diantara dayah yang pernah didirikannya antra lain terletak di kampung usi ( kecamatan mutiara timur ), di garot (kecamatan indrajaya), di pekan pidie  (kecamatan pidie), di blang paseh (kecamatan kota sigli), di kota bireuen dan dibeberapa tempat lainnya, termasuk memperkuat keberadaan pendidikan Al-muslim di matang geulumpang dua yang didirikan teungku abdurrahman
meunasah meucah.’’ Tepat pada tanggal 05 mei 1939 bersama dengan ulama-ulama pembaharu aceh muhammad dawud mendirikan persatuan ulama seluruh aceh ( PUSA) di kompleks pendidikan Al-muslim matang geulumponng dua. Teungku muhammad dawud beureueh yang sudah menjadi seorang ulama modernis terpilih menjdi ketua satu PUSA, teungku abdurrahman meunasah meucab sebagai ketua dua, berdirinya PUSA menjadi gerakan awal pengefektifan gerakan modernis dan pemantapan sistem pendidikan modern diaceh yang kemudian menjadi gerakan politik ketika penjajah belanda sudh merajalela dan berbuat semena –mena diaceh.  
Dalam tahun 1942-1945 muhammad dawud memimpin pasukan bersenjata melawan belanda yang sedang menjajah aceh dengan biadab. Beliau menjadi komando pasukan mujahidin yang gagah berani dan mengayomi muslim aceh menentang kafir penjajah. Sebagai komandan perang sekaligus pimpinan utama PUSA, posisi beliau menjadi sangat akrab dan menyatu dengan masyarakat. Dengan demikian gerakan perlawanan yang dibangun untuk memerdekakan aceh dari penjajah belanda mendapat sambutan hangat dari bangsa aceh pada waktu itu. Antara tahun 1942 sampai 1950 baik dengan lembaga PUSA maupun pimpinan mujahidin atau karena gezah yang dimilikinya, muhammad dawud menguasai de fctor aceh. Dalam masa itu pula beliau diangkat menjadi gubernur militer aceh, langkah dan tanah karo. Kondisi seumpama ini menjadikan posisi beliau melebihi posisi seorang presiden, karena beliau sebagai ulama, sebagaipemimpin rakyat dan juga sebagai pnglima secara nyata bukan fiktif.
Pada tahun 1987 beliau akhirnya mengalami sakit tua, setelah dirawat beberapa kali dirumah sakit umum zainal abidin lampri, banda aceh, akhirnya tepat tanggal 10 juni 1987 beliau menghembuskan nafas terakhir, meninggal dunia dan kembali kehadapannya Allah yang perkasa. Sempurnalah perjuangan untuk islam dan syariat islam khususnya diaceh dan umumnya di indonesia namun Allah belom memberikan hasil maksimal terhadapan perjuangan tersebut. Masa masih ada, kesempatan masih punya, SDM masih cukup , pengikut masi setia, siapa yang bakal menyempurnakan dan melanjutkannya.


v  PANGLIMA TENTARA MUJAHIDIN DI ACEH
       Beranjak dari sistem pendidikan yang kental dengan aqidah islam ditambah dengan lingkungan tempat beliau dilahirkan yang berbasis islam kuat, menjadi sebuah tolok ukur terbentuk sebuah watak keras untuk menegakkan kebenaran serta melenyapkan kebatilan dalam kehidupannya. Paling tidak demikianlah gambaran awal yang dapat dideskripsikan untuk menggambarkan latar belakang kehidupan teungku muhammad daud beureueh sebagai salah seorang panglima tentara mujahidin di aceh. Dalam kehidupannya beliau senantiasa berbuat sesuatu yang ada manfaat dn jauh dru mudharat, baik manfaat tersebut berkenaan dengan dirinya maupun bagi orang lain , malah dalam perkara – perkara tertentu ia lebih banyak diterima masyarakat ketimbang keluarganya, buktinya cukup banyak orang yang mendapatkan pendidikan dari pdanya menjadi alim , mendapat posisi penting dalam pemerintah negara dan juga ada yang menjadi kaya raya , tetapi tidak pernah diminta manfaatnya untuk keperlun pribadinya . orang – orang seperti itu secara personal mengakui  betapa murahnya ilmu dari seorang ulama yang sekaligus pemimpin bangsa di aceh yang bernama tuengku muhammad dawud beureueh.
      Dalam sejarah perjuangan yang menghantarknnya menjadi panglima tentara mujahidin di aceh dari tahun 1942 sampai 1948, teungku muhammad dawud beureueh telah berjuang mati-matian untuk islam baik di aceh maupun diluar indonesia. Perjuangan ikhlas itu yang kemudian menonjolkan beliau dari pejung-pejuang lain sehingga beliau muncul secara alami dan dingkat menjadi panglima tentara mujahidin aceh dalam rangka memerangi penjajah belanda khusuny diaceh. Pengangkatan yang tidak pernah ada surat keputusan tersebut tidak pernah diabaikannya kecuali terus berjuang untuk islam dan aceh. Satu hal yang mendasar dilakukan selama memimpin perang melawan kafir belanda adalah, mengajar mengaji, berdakwah, meningkatkan taraf ekonomi rakyat dan meningkatkan martabat muslim-muslim aceh. Baik dalam jama’ah perang maupun ketika ada masa istirahat bersama masyarakat muhammad dawud sangat senang mengajar dan memberikan ceramah kepada masyarakat sekelilingnya. Sementara peningkatan ekonomi masyarakat  beliau lkukan dengan mengajak mereka menggarap dan memanfaatkan tanah sawah, tanah kebun, dan sejumlah fassilitas lainnya yang dapat menghasilkan pendapat kepada mereka.
      Diantara hasil nyata yang dapat terkumpul untuk umat islam ketika beliau menjadi panglima temtara mujahidin melawan kafir belanda adalah : sawah perang, atau sawah nasi perang .sawah yang berjumlah 135 naleh biji tersebut awalnya diperoleh dari ayahnya sebagai harta warisan, seorang uleblang dikampung didoh kawasan kemukiman ujong rimba kecamatan mutiara timur (dulu kecamatan mutiara), kabupaten pidie. Transaksi tanah itu diterima oleh teungku abdullah ujong rimba selaku pimpinan mujahidin dan pengurus agama kecamatan mutira. Sawah tersebut dikelola oleh orang-orang disekitarnya dn hasilnya sebahagian besar digunakan untuk biaya perang melawan penjajah belanda. Tanah sawah yang berada sekitar kawasan kemukiman gumupueng tersebut sebahagiannya telah beralih tangan kepada sipengololah setelah selesai perang, ada juga yang coba ditarik kembali oleh keturunan teungku gade didoh karena tidak dimanfaatkan lagi sebagaimana mestinya sebagai tanah wakaf. Akhirnya tanah yang banyak tersebut kini tidak jelas lagi jumlahnya dan dimana letaknya. Diharapkan pemerintah kecamatan mutiara timur dapat menggarap kembali tanah tersebut untuk dijadikan harta agama disana. Semenjak diwakafkan sampai dengan tahun 1953 tanah mujahidin tersebut berada dalam keadaan normal. Namun dalam tahun itu juha seorang putri T.Gade Didoh bernama cut chadijah yang ditemani oleh tentara memaksa teung abdullah ujong rimba yang sedang berada dalam tahanan di meulo untuk menulis dengan tangannya pernyataan bahwa tanah tersebut diwakafkn kepada pejuang mujahidin saja kalau mujahidin sudah berakhir maka tanah tersebut kembli kepada pewakaf atau keturunannya. Dengan tindakan demikian cut chadijah dapat menjual tanah sawah itu kepada orang-orang sekelilingnya dengan harga murah. Namun setelah selesainya peristiwa DI/TII, teungku muhammad daud telah kembli bersama masyarakat mulailah ditarik dan digarab kembali tanah tersebut dari tangan cut chadijah, tindakan yang dim- otori teungku muhmmad dawud beureueh mendapat sokongan kuat dari anak-anak T.gade didoh lainnya seperti T.Thaib,T.gazali,T.Abdurrahman dan lain-lain, ia jug didukung sepenuhnya oleh masyarakat kecamatan mutiara waktu itu dan tanah tersebut akhirnya dapat dikuasai oleh masyarakat sebagai tanah wakaf.


v  PEMIMPIN GERAKAN DI/TII DAN NBA/NII
Sebagai orang yang cinta kepada republik indonesia , teungku muhammad dawud telah mempertahankannya menjadi satu negara yang berdaulat dari berbagai ganguan dan ajakan-ajakan pemisahan diri. Akan tetapi kenapa kemudian beliau mengangkat sejanta memerangi renzim soekarno di jakarta?. Ada beberapa alasan mengapa beliau menggabungkan diri dengan gerakan DI/TII ( kemudian bertukar nama dengan NBA/NII)’  yang bertujuan menghancurkan republik yang masih bayi, dan mendirikan daulah islamiyah alasan-lasan tersebut antara lain :
1.     Soekarno mengingkari janji dengannya untuk menjalankan hukum islam di negara yang ketika itu               penduduk 99 % muslim.
2.      Soekarno tidak menepati janji dengan teungku muhammad dawud untuk menjadikan aceh sebagai sebuah daerah otonomi yang memberlakukan hukum islam secara penuh didalamnya.
3.      Dengan terang - terangan soekarno mendukung membanu dan berpihak partai komunis indonesia (PKI) serta menghina islam.
4.      Mengenyampaikan syariat islam dengan menjelaskan sistem pemerinta sekuler yang sangat dibenci teungku muhammad dawud beureueh khususnya di aceh.
5.      Mengacau balaukan struktur pemerintah diaceh dengan memindahkan putra-putra terbaik aceh keluar aceh dan menggantikannya dengan orang-orang dari daerah lain yng sebahagian mereka non muslim.
6.      Menurunkan pangkat dan jabatan kolonel husin yusuf sebagai orang PUSA dari jabatannya sebagai panglima devisi X menjadi komandon brigade dengan pangkat letnan kolonelpada pertengahan tahun 1950. Brigde ini kemudian diletakkan dibawah kekuasaan panglima bukit barisan pimpinan kawilarang.’ Seterusnya husin yusuf diberhentikan dari tugasny.
7.      Pemindahan ketua polisi aceh muhammad insya dn komisaris muda polisi, yusuf effendi ke medan merupakan suatu tamparan bebat bagi aceh.
8.      Pemindahan semua batalyon tentra yang dipimpin putra aceh keluar aceh dan digantikan oleh orang luar yang kebanyakannya bukan orang muslim, seperti pemindahan mayor hasballah haji ke tarutung, tapanuti yang digantikan oleh leftenan kolonel nazir (komunis). Batalyon T manyak dipindahkan ke jawa barat. Batalyon alamsyah  ke indonesia timur. Sebagai penggantinya didatangkan sejumlah batalyon dari tapanuli seperti batlyon ulung sitepu (komunis) dan batalyon ninggolan.
9.      Pembubaran provinsi aceh oleh perdana mentri muhammad nasir MASYUMI yang dibaca dan disiarkan melalui radio republik indonesia (RRI) kutaraja pada tanggal 23 januari 1951, menjdi sebab utama meletusnya peristiwa berdarah di aceh.
10.  Suatu peristiwa yang sangat pahit dan pedih bagi bangsa aceh dibawah pimpinan kaum ulama adalah razia agustus 51 razia sukiman yang menginjak-injak kehormatan kaum ulama sekaligus bangsa aceh yang dahulu pernah menjadi pionir (pelopor) kemerdekaan republik indonesia. Razia ini diperintah perdana mentri Dr.sukiman diseluruh negara untuk mencari sisa-sisa senjata simpanan anggota komunis.
11.  Penarikan mobil dinas yang sedang dipakai gubernur aceh teungku muhammad dawud beureueh secara kasar oleh gubernur sumatra utara abdul hakim merupkan satu pukulan berat bagi aceh dan masyarakt.    

v  KESIMPULAN
Muhammad dawud beureueh merupakan seorng pejuang kebenaran membebaskan islam muslim dan wilayah dari penjajah belanda dan jepang ia juga merupakan sosok pembela kebenran ketika indonesia berbuat zhalim terhadap aceh.
Perjuangan panjang membela kebenaran tersebut telah diaplikasikan dalam hidupnya mulai dari posisi komandan tentara mujahidin aceh, wali negara bahagian aceh/negara islam indonesia (NBA/NII), imam republik islam aceh (RIA) dan sejumlah posisi lainnya yang sempat di pangku selama hidupnya.








DAFTAR PUSTAKA

PENULIS : ADAN YUSUF HASANUDIN TEUN,GKU MUHAMMAD DAWUD BEUREUEH DAN PERJUANGAN PEMBERONTAKN DIACEH, 2003
           





  
h   

No comments: